Persib Bandung mengawali perjalanan di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 dengan catatan yang cukup mengesankan. Dari tiga pertandingan yang sudah dijalani, Maung Bandung berhasil meraih tiga kemenangan sekaligus menjaga gawangnya tetap bersih dari kebobolan.

Catatan tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan Persib musim ini tidak hanya terletak pada kemampuan menyerang. Kedisiplinan lini belakang juga menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan mereka memimpin Grup E.

Namun, apakah tiga kemenangan tanpa kebobolan ini menjadi tanda bahwa Persib mulai menemukan kekuatan sebenarnya di kompetisi Asia?

Awal yang Meyakinkan di Korea Selatan

Tiga Kemenangan, Tiga Clean Sheet: Persib Mulai Menakutkan di Asia? - gambar 1

Perjalanan Persib dimulai dengan menghadapi FC Seoul pada 16 September 2026. Bermain di Seoul World Cup Stadium, Persib berhasil membawa pulang kemenangan tipis 1-0.

Gol tunggal Julio Cesar pada menit kelima menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Di sisi lain, penampilan Teja Paku Alam turut memastikan gawang Persib tidak kebobolan sepanjang pertandingan.

Kemenangan tandang ini menjadi modal penting bagi Persib untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Konsistensi Berlanjut Melawan Viettel

Tiga Kemenangan, Tiga Clean Sheet: Persib Mulai Menakutkan di Asia? - gambar 2

Persib kembali menunjukkan performa solid ketika menjamu The Cong-Viettel pada 14 Oktober 2026.

Pertandingan berjalan cukup ketat, tetapi Persib berhasil mengamankan kemenangan 1-0 melalui gol penalti Mariano Peralta pada menit ke-45.

Meski pertandingan diwarnai kartu merah untuk Marc Klok, Persib tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.

Dua pertandingan, dua kemenangan, dan dua clean sheet. Persib mulai memperlihatkan konsistensi yang dibutuhkan untuk bersaing di level Asia.

Melbourne Victory Menjadi Korban Berikutnya

Tiga Kemenangan, Tiga Clean Sheet: Persib Mulai Menakutkan di Asia? - gambar 3

Ujian berikutnya datang dari Melbourne Victory pada 28 Oktober 2026. Wakil Australia tersebut menjadi lawan ketiga Persib di Grup E.

Kali ini, Persib tampil lebih tajam. Dua gol Balsa Sekulic pada menit ke-47 dan 67 memastikan kemenangan 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan tanpa kebobolan Persib menjadi tiga pertandingan beruntun.

Menariknya, Persib tidak hanya mampu menjaga pertahanan, tetapi juga mulai menunjukkan peningkatan produktivitas gol.

Pertahanan Menjadi Kekuatan Utama

Jika melihat tiga pertandingan tersebut, ada satu hal yang patut mendapat perhatian: konsistensi lini pertahanan.

Menghadapi tiga lawan dari negara berbeda, Persib mampu mempertahankan gawangnya tanpa kebobolan. Total empat gol berhasil dicetak, sementara tidak ada satu pun gol yang bersarang di gawang Maung Bandung.

Catatan ini memperlihatkan bahwa Persib memiliki keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

Tentu, mempertahankan catatan tersebut bukan perkara mudah. Semakin jauh kompetisi berjalan, semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi.

Seberapa Jauh Persib Bisa Melangkah?

Tiga kemenangan membuat Persib mengoleksi sembilan poin dan menempati posisi pertama Grup E. Mereka unggul lima poin dari Melbourne Victory yang berada di peringkat kedua.

Dengan tiga pertandingan tersisa, peluang Persib untuk melangkah ke babak 16 besar semakin terbuka.

Pertandingan berikutnya akan mempertemukan kembali Persib dengan Melbourne Victory di Australia pada 4 November 2026. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk semakin mendekatkan diri pada tiket fase gugur.

Tiga kemenangan beruntun tentu menjadi awal yang menjanjikan. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana Persib mampu mempertahankan konsistensi tersebut hingga kompetisi berakhir.

Di Asia, Persib sudah mengirimkan sinyal. Tiga pertandingan, tiga kemenangan, dan belum satu pun kebobolan.

Tiga Kemenangan, Tiga Clean Sheet: Persib Mulai Menakutkan di Asia? - gambar 4