Real Madrid berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan Villarreal dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan LaLiga 2026/2027. Bertanding di Stadion Santiago Bernabéu, Sabtu (10/10/2026), Los Blancos meraih kemenangan melalui gol Yan Diomande pada babak kedua dalam pertandingan yang diwarnai kartu merah Vinícius Júnior.
Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Real Madrid harus menghadapi perlawanan sengit Villarreal yang mampu memberikan tekanan, terutama setelah tuan rumah kehilangan Vinícius akibat kartu merah. Meski bermain dengan sepuluh pemain pada sekitar 25 menit terakhir, Madrid berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih José Mourinho menurunkan Thibaut Courtois sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Trent Alexander-Arnold, Álvaro Carreras, Ibrahima Konaté, dan Antonio Rüdiger. Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni mengawal lini tengah, sedangkan Arda Güler dan Jude Bellingham bertugas membantu serangan yang mengandalkan Kylian Mbappé serta Yan Diomande.
Sejak awal pertandingan, Real Madrid langsung berusaha mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama yang benar-benar berbahaya hadir pada menit ketujuh ketika Mbappé menerima umpan Carreras dan melepaskan tembakan kaki kiri. Namun, bola hanya membentur tiang gawang Villarreal.
Mbappé kembali memperoleh kesempatan pada menit ke-21 setelah menerima umpan panjang dari Trent Alexander-Arnold. Ia berhasil melewati pertahanan lawan sebelum melepaskan tembakan, tetapi upayanya masih dapat dihentikan penjaga gawang Villarreal.
Villarreal tidak tinggal diam. Tim tamu mencoba membalas melalui sejumlah serangan dari luar kotak penalti dan situasi bola mati. Meski demikian, pertahanan Madrid mampu meredam ancaman tersebut sehingga kedua tim menutup babak pertama dengan skor imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, Mourinho melakukan perubahan dengan memasukkan Marc Cucurella dan Vinícius Júnior. Kehadiran Vinícius diharapkan mampu menambah daya gedor Madrid setelah tim kesulitan memecah kebuntuan pada paruh pertama.
Madrid akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-62. Federico Valverde mengirimkan umpan matang kepada Yan Diomande yang kemudian melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang Villarreal. Sempat dianulir karena dugaan offside, gol tersebut akhirnya disahkan setelah peninjauan VAR. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Gol tersebut menjadi momen penting bagi Diomande karena merupakan gol pertamanya bersama Real Madrid. Selepas unggul, Los Blancos berusaha menjaga kendali permainan sambil mencari kesempatan untuk menambah keunggulan.
Vinícius sempat membuat publik Bernabéu bersorak pada menit ke-71 setelah menuntaskan peluang yang dibangun Jude Bellingham. Namun, kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama. Wasit membatalkan gol setelah VAR menunjukkan adanya tarikan rambut yang dilakukan Vinícius terhadap Nathan Saliba dalam proses terjadinya gol.
Insiden itu berujung kartu merah bagi Vinícius pada menit ke-72. Real Madrid pun harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain, sementara Villarreal memperoleh kesempatan untuk meningkatkan tekanan demi menyamakan kedudukan.
Situasi tersebut membuat pertandingan semakin menegangkan. Villarreal berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan melancarkan serangan ke pertahanan Madrid. Thibaut Courtois tampil penting dalam menjaga keunggulan tuan rumah, termasuk ketika menggagalkan peluang berbahaya dari Carlos Romero dan sejumlah ancaman lain pada menit-menit akhir.
Mourinho kemudian melakukan pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim. Real Madrid berusaha mempersempit ruang gerak lawan dan mempertahankan keunggulan di tengah tekanan yang terus meningkat.
Villarreal masih mendapatkan sejumlah kesempatan menjelang akhir pertandingan. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal serta penampilan Courtois membuat tim tamu gagal mencetak gol penyeimbang.
Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit. Dalam periode tersebut, Madrid harus bekerja keras menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir. Villarreal terus mencoba mencari celah, tetapi pertahanan tuan rumah tetap mampu mempertahankan keunggulan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tidak berubah. Real Madrid akhirnya mengamankan kemenangan penting meskipun harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain.
Hasil ini membawa Madrid mengoleksi 18 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara LaLiga 2026/2027. Kemenangan tersebut juga menjadi modal positif bagi Los Blancos setelah melewati pertandingan yang penuh tekanan dan insiden kontroversial.
Meski demikian, kartu merah Vinícius menjadi perhatian tersendiri bagi Madrid. Pemain asal Brasil itu berpotensi menghadapi sanksi larangan bermain, bergantung pada keputusan komite disiplin. Situasi ini dapat menjadi persoalan bagi Madrid menjelang pertandingan-pertandingan penting berikutnya, termasuk El Clásico melawan Barcelona.
Dengan kemenangan tipis atas Villarreal, Real Madrid berhasil mengamankan tiga poin meskipun menghadapi situasi sulit pada penghujung laga. Gol Diomande menjadi pembeda dalam pertandingan yang menuntut kesabaran, konsentrasi, dan ketahanan hingga menit terakhir.