Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Sevilla pada pekan kesembilan LaLiga 2026/2027. Bermain di Santiago Bernabéu pada Minggu, 18 Oktober 2026, Los Blancos menang dengan skor 4-1 berkat gol Arda Güler, brace Kylian Mbappé, dan satu gol Yan Diomande. Sementara itu, Sevilla hanya mampu membalas melalui Manu Bueno.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Real Madrid menjelang pertandingan besar melawan Barcelona dalam laga El Clásico. Selain mengamankan tiga poin, Madrid juga memperlihatkan permainan menyerang yang efektif meskipun harus tampil tanpa Vinícius Júnior yang absen akibat hukuman skorsing.
Arda Güler Buka Keunggulan Lewat Tembakan Spektakuler

Real Madrid memulai pertandingan dengan berusaha mengendalikan permainan dan mencari celah di pertahanan Sevilla. Setelah beberapa peluang tercipta, tuan rumah akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui aksi Arda Güler.
Gol tersebut berawal dari serangan cepat yang dibangun Jude Bellingham. Bola kemudian diteruskan kepada Yan Diomande, yang memberikan umpan kepada Güler di sekitar tepi kotak penalti.
Gelandang asal Turki itu tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dengan kaki kirinya, Güler melepaskan tembakan keras yang mengarah ke gawang Sevilla dan tidak mampu dihentikan oleh kiper Odysseas Vlachodimos.
Gol tersebut membawa Real Madrid unggul 1-0 dan membuat tekanan terhadap pertahanan Sevilla semakin besar.
Güler kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pemain penting dalam kreativitas serangan Madrid. Pergerakannya di lini tengah membantu Los Blancos menemukan ruang, sementara kemampuannya melepaskan tembakan dari luar kotak penalti menjadi ancaman tersendiri bagi lawan.
Mbappé Gandakan Keunggulan dengan Aksi Individu

Setelah membuka keunggulan, Real Madrid tidak mengendurkan tekanan. Kylian Mbappé kemudian mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-37 melalui sebuah aksi individu yang mengesankan.
Jude Bellingham menjadi bagian penting dalam terciptanya gol tersebut. Gelandang Inggris itu memberikan umpan tumit yang langsung membuka ruang bagi Mbappé untuk bergerak menuju gawang.
Mbappé kemudian memperlihatkan kualitas individunya dengan melewati penjagaan bek Sevilla sebelum mengecoh Vlachodimos. Penyerang asal Prancis itu menuntaskan peluang tersebut dengan tenang dan membawa Madrid unggul 2-0.
Gol ini memperlihatkan kombinasi yang efektif antara kreativitas Bellingham dan kecepatan serta kemampuan individu Mbappé. Sevilla semakin kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah, terutama ketika Madrid berhasil menyerang dengan cepat.
Hingga babak pertama berakhir, Real Madrid tetap mempertahankan keunggulan dua gol. Sevilla sempat mengancam melalui tembakan Lucien Agoumé menjelang turun minum, tetapi Thibaut Courtois berhasil melakukan penyelamatan penting.
Mbappé Cetak Gol Kedua Lewat Penalti Panenka

Memasuki babak kedua, Sevilla mencoba meningkatkan tekanan untuk memperkecil ketertinggalan. Salah satu peluang mereka hadir melalui tembakan akrobatik Félix Correia, tetapi upaya tersebut berhasil digagalkan oleh Federico Valverde yang menyapu bola di dekat garis gawang.
Kegagalan itu menjadi momen penting karena Real Madrid justru berhasil memperbesar keunggulan tidak lama kemudian.
Pada menit ke-63, Mbappé dijatuhkan oleh Andrés Castrín di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih dan memberikan kesempatan kepada Madrid untuk mencetak gol ketiga.
Mbappé mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Alih-alih melepaskan tendangan keras ke salah satu sudut gawang, ia memilih teknik Panenka dengan mencungkil bola secara halus ke tengah gawang.
Vlachodimos terkecoh, sementara bola meluncur masuk ke gawang Sevilla.
Skor berubah menjadi 3-0 dan Mbappé mencatatkan gol keduanya dalam pertandingan tersebut. Eksekusi itu sekaligus memperlihatkan kepercayaan dirinya ketika menghadapi situasi penting di depan gawang.
Dengan keunggulan tiga gol, Real Madrid semakin dekat untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
Sevilla Sempat Memperkecil Ketertinggalan
Meski tertinggal jauh, Sevilla belum sepenuhnya menyerah. Tim tamu terus berusaha mencari celah untuk mencetak gol dan akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-80.
Gol Sevilla dicetak oleh Manu Bueno melalui tembakan kaki kiri yang mengarah ke sudut gawang. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-1 dan sempat memberikan harapan bagi tim tamu untuk memperbaiki hasil pertandingan.
Kesalahan dalam penguasaan bola Madrid ikut membuka kesempatan bagi Sevilla untuk melancarkan serangan. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.
Real Madrid tetap memiliki keunggulan dua gol dan segera kembali memberikan tekanan kepada pertahanan Sevilla.
Harapan tim tamu untuk membangun momentum pun tidak bertahan lama. Hanya berselang dua menit, Madrid kembali mencetak gol dan memastikan jarak di papan skor kembali melebar.
Yan Diomande Tutup Kemenangan Real Madrid

Pada menit ke-82, Yan Diomande melengkapi kemenangan Real Madrid melalui gol keempat tuan rumah.
Pemain tersebut tampil menonjol sepanjang pertandingan, termasuk ketika memberikan umpan yang berujung pada gol pembuka Arda Güler. Kali ini, Diomande mengambil peran sebagai pencetak gol setelah melakukan aksi individu untuk menembus pertahanan Sevilla.
Ia berhasil menemukan ruang sebelum melepaskan tembakan keras dengan kaki kanan dari sekitar tepi kotak penalti. Bola meluncur ke gawang dan tidak mampu dihentikan oleh Vlachodimos.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 4-1 sekaligus memastikan Real Madrid meraih kemenangan dengan selisih tiga gol.
Diomande menjadi salah satu pemain yang patut mendapat perhatian dalam pertandingan ini. Selain berkontribusi dalam terciptanya gol pertama, ia juga menunjukkan kemampuannya untuk menyelesaikan peluang secara mandiri.
Pada menit ke-85, pertandingan juga menjadi momen penting bagi Éder Militão. Bek asal Brasil itu kembali bermain setelah absen sejak mengalami cedera pada April lalu. Kehadirannya di lapangan mendapat sambutan dari para pendukung yang memenuhi Santiago Bernabéu.
Modal Penting Madrid Sebelum Menghadapi Barcelona
Kemenangan atas Sevilla memberikan dorongan positif bagi Real Madrid menjelang El Clásico. Los Blancos memperlihatkan kemampuan untuk menciptakan peluang melalui kombinasi antarpemain, serangan cepat, dan aksi individu yang mampu membongkar pertahanan lawan.
Arda Güler tampil menentukan melalui gol pembuka, Bellingham memberikan kontribusi dalam proses terciptanya gol Mbappé, sedangkan Diomande menunjukkan efektivitasnya di sektor serangan.
Mbappé menjadi sorotan utama setelah mencetak dua gol, termasuk melalui aksi individu dan eksekusi penalti Panenka. Penampilannya membantu Madrid mengamankan kemenangan sekaligus menjaga tekanan terhadap tim-tim yang berada di papan atas klasemen.
Berdasarkan laporan setelah pertandingan, Real Madrid berada di posisi ketiga dengan 21 poin, tertinggal enam poin dari Barcelona yang memimpin klasemen. Atletico Madrid berada di posisi kedua dengan 22 poin.
Situasi tersebut membuat pertemuan melawan Barcelona semakin penting bagi Madrid. Kemenangan atas Sevilla menjadi bekal yang baik, tetapi El Clásico akan menghadirkan tantangan berbeda karena kedua tim akan berhadapan dalam pertandingan yang memiliki pengaruh besar terhadap persaingan di papan atas.
Real Madrid Menang Meyakinkan, Mbappé Jadi Pembeda
Real Madrid menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1 atas Sevilla setelah menunjukkan efektivitas di lini serang sepanjang laga.
Gol Arda Güler membuka jalan bagi tuan rumah, sebelum Mbappé memperbesar keunggulan melalui dua golnya. Sevilla sempat memperkecil ketertinggalan lewat Manu Bueno, tetapi Diomande segera memastikan kemenangan Madrid melalui gol keempat.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Los Blancos menjelang El Clásico. Namun, ujian berikutnya akan jauh lebih besar karena mereka harus menghadapi Barcelona dalam persaingan memperebutkan posisi teratas LaLiga.